Mojokerto (pplhseloliman.id) — Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman menerima kunjungan seorang ahli energi terbarukan asal Swiss, Dario Huber, pada 12–26 Oktober 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PPLH Seloliman dalam memperkuat kapasitas teknis menuju kemandirian energi yang berbasis pada sumber daya alam berkelanjutan.
Dario Huber dikenal memiliki keahlian di bidang Photovoltaic System (PLTS) dan telah berpengalaman dalam pengembangan sistem energi surya di berbagai negara. Selama dua minggu di PPLH Seloliman, ia melakukan serangkaian kegiatan yang meliputi observasi sistem PLTS, analisis potensi energi surya, identifikasi kendala teknis, serta pemberian rekomendasi pengembangan sistem energi masa depan.

Penguatan Kapasitas Teknis dan Pembelajaran Bersama
Dalam kunjungannya, Dario melakukan pengamatan langsung terhadap instalasi panel surya yang telah menjadi salah satu sumber energi utama di kawasan PPLH Seloliman. Observasi ini bertujuan untuk memahami performa sistem yang ada sekaligus menilai faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi energi di lapangan.
Selain melakukan peninjauan teknis, Dario juga berkolaborasi dengan tim teknis PPLH untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan sejumlah kendala operasional. Proses perbaikan dilakukan secara partisipatif, melibatkan staf dan teknisi lokal agar kegiatan tersebut juga menjadi media transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Rekomendasi Pengembangan PLTS di PPLH Seloliman
Sebagai hasil dari kegiatan lapangan yang intensif, Dario memberikan sejumlah rekomendasi strategis bagi pengembangan instalasi PLTS di masa mendatang. Rekomendasi tersebut mencakup:
Perbaikan teknis untuk meningkatkan efisiensi sistem,
Peningkatan kapasitas daya agar mampu memenuhi kebutuhan energi secara lebih optimal.
Strategi pemeliharaan berkelanjutanyang ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh tim lokal.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi PPLH Seloliman sebagai pusat pembelajaran lingkungan hidup yang mandiri energi, sekaligus mendukung agenda nasional menuju transisi energi bersih.
Mengenal Budaya dan Kearifan Lokal Mojokerto
Selain kegiatan teknis, Dario juga berkesempatan mengenal lebih dekat budaya dan kehidupan masyarakat sekitar. Ia mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Trowulan, Mojokerto, yang merupakan pusat peninggalan Kerajaan Majapahit. Pengalaman ini memberinya wawasan baru tentang keterkaitan antara budaya lokal dan praktik keberlanjutan lingkungan.Kolaborasi Menuju Transisi Energi Berkeadilan
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi PPLH Seloliman untuk memperkuat jejaring internasional dalam bidang energi terbarukan. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk ahli dan lembaga dari luar negeri, PPLH Seloliman berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam transisi energi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan ini, PPLH Seloliman tidak hanya memperkuat sistem energi internal, tetapi juga menegaskan peranannya sebagai model pembelajaran lingkungan hidup terpadu yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemandirian energi.

