Mojokerto (pplhseloliman.id) — Kelompok Tani Hutan (KTH) Agro Kendalisodo menerima kunjungan perwakilan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), Mr. Christian, bersama Direktur BPDAS Brantas Sampean serta jajaran Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup Seloliman (YPLHS), Jumat (19/12/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program MEWLAFOR yang tengah berjalan di wilayah Seloliman. Monitoring dilakukan untuk meninjau secara langsung perkembangan program, capaian yang telah diraih, serta berbagai tantangan yang dihadapi di tingkat kelompok tani hutan.

Dalam kesempatan tersebut, para pihak berdiskusi dengan pengelola KTH Agro Kendalisodo terkait implementasi program, pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat, serta dampak program terhadap peningkatan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Kegiatan monitoring ini juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Sinergi antara UNIDO, BPDAS Brantas Sampean, YPLHS, dan kelompok masyarakat dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan Program MEWLAFOR serta manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

